Senin, 14 Maret 2011

Artikel Tentang Windows Seven



Windows 7 (sebelumnya berkodekan Blackcomb atau Vienna) merupakan versi selanjutnya Microsoft Windows yang akan menggantikan Windows Vista.
Microsoft mengumumkan bahwa pengembangan Windows 7 akan berjalan dalam tiga tahun.
Versi klien dari Windows 7 akan dirilis dalam versi 32-bit dan 64-bit walaupun versi servernya (yang akan menggantikan Windows Server 2008) akan dirilis hanya dalam versi 64-bit.
Source : http://id.wikipedia.org/wiki/Windows_7

Rancangan Windows 7 akan memudahkan orang berpindah antara membuka windows, files dan aplikasi.
Rancangan tersebut juga diharapkan akan memberi pemakai komputer pribadi akses ke file yang belum lama digunakan, dan membuat jaringan kerja rumah jadi lebih otomatis, demikian yg dikatakan Microsoft.
Kemungkinan besar, Windows 7, pengganti Windows Vista, dijadwalkan memasuki peluncuran perdana awal 2010.

Berikut adalah kelebihan-kelebihan windows seven yang dipamerkan Professional Developers Conference (http://www.microsoftpdc.com/) sebuah konferensi untuk para developer :

1. Lebih Cepat dan Stabil dari pada windows Vista.
Windows 7 ini memiliki performa yang lebih stabil dari pada windows vista.
Windows 7 juga lebih responsif dan lebih hemat dalam penggunaan baterai.

2. Anda dapat memilih Jaringan Wireless Hanya dengan 1 klik dari system tray.
Mempunyai langkah yang praktis dalam memilih jaringan wireless yaitu anda dapat memilih Jaringan Wireless hanya dengan 1 klik dari system tray

3. Menampilkan pesan peringatan jika ada perubahan dalam komputer anda.
System akan menampilkan laporan jika terjadi perubahan terhadap komputer anda.
AKan menampilkan pesan peringatan saat system komputer anda ada yang berubah dan anda juga dapat mensetting tingkat privasi tersebut.
Mulai dari “tell me everything” sampai “don’t tell me squad”

4. Tidak adanya sidebar, tetapi mempunyai banyak gadget.
Pada windows 7 tidak adanya sidebar, tetapi gadget-gadget tetap ada dan dapat disetting sesuai keinginan anda.

5. Adanya Library yang dapat mengorganisasikan dokumen anda berdasarkan type.
Fitur Windows 7 adalah adanya library yang akan mengorganisasikan dokumen anda berdasarkan type.

Penjualan

Kunci kesuksesan Windows 7 adalah lebih menarik banyak pembeli selama masa diskonnya. Terhitung sejak bulan Juni 2009 lalu, Windows 7 Home Premium telah tersedia dengan harga yang sangat terjangkau yaitu sekitar 49 USD atau sekitar 500 ribu rupiah saja, ini tentu lebih hemat 70 USD atau sekitar 700 ribu rupiah dibandingkan harga penjualan aslinya sebesar 119 USD atau sekitar 1,2 juta rupiah. Sedangkan untuk Windows 7 Professional dijual dengan harga 99 USD saja atau sekitar 1 juta rupiah, ini merupakan setengah harga dari harga aslinya. Kini program tersebut telah berlalu. Namun sampai detik ini pihak Amazon masih menawarkan Windows 7 dengan harga yang lebih murah dari harga asli peluncurannya nanti.

REGISTRY WINDOWS

REGISTRY WINDOWS
Registry Windows merupakan topic yang cukup luas untuk dibahas. Mulai dari memodifiksi tampilan, software-software yang ter-install, sampai modifikasi fungsi utama Windows. Semuanya bisa dilakukan dengan cara yang tidak biasa di area ini. Mengapa demikian? Karena di area inilah Windows berinteraksi dengan perangkat computer dan juga pada area inilah semua aplikasi yang di-install di Windows ber-interaksi dengan mesinnya dan penggunanya. Dengan kata lain, area registry merupakan area penting dan kritis untuk kelangsungan system operasi beserta programnya di PC yang berbasiskan Windows.
Dalam dunia IT banyak sekali factor yang berhubungan dengan keamanan PC dan jaringan computer. Tapi, keamanan yang berhubunngan dengan registry Windows jarang sekali dibahas dan diketahui banyak pengguna. Padahal, registry PC juga sangat penting untuk diamankan karena merupakan kunci bekerjanya Windows beserta program di dalamnya.
Jika terjadi sesuatu pada registry, maka kekacauanpun akan terjadi. Untuk itu, Windows menyediakan fasilitas pengamanan sehingga dapat mengamankan kunci-kunci registry ini agar tidak mudah dimodifikasi, baik oleh orang maupun program-program jahat. Untuk mengamankan registry tersebut, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Dengan memberikan access-list pada key-key registry,melakukan auditing terhadap key-key tersebut, mengatur ownership dari key-key registry , dan masih banyak lagi. Mungkin untuk para pengguna biasa hal ini tidaklah terlalu penting untuk diketahui. Namun bagi para pekerja dan praktisi IT ,kemampuan ini adalah penemuan yang cukup membantu mereka untuk mengamankan computer. Namun, ada yang perlu diperhatikan dalam menggunakan fasilitas ini.
Melakukan perubahan registry Windows untuk kepentingan keamanan adalah bukan ide yang baik, kecuali memang terpaksa dan harus melakukannya untuk alasan tertentu. Mengapa demikian ? karena kemungkinan untuk membuat perubahan yang tidak sesuai dengan kerja dari system Windows atau program lain sangatlah besar. Bahkan kemungkinan Windows tidak dapat bekerjalagi juga sangat besar.
Pada beberapa kasus tertentu pun para praktisi Teknoligi informasi perlu melakukannya. Misalnya mengganti default permission dari sebuah key registry untuk membuat sebuah software. Kasus lain contohnya, membuat sebuah program hanya dapay berjalan jika melakukan login dengan hak Administrator, dan banyak lagi. Jadi penggunanya bukan hanya sekadar menghilangkan rasa ingin tahu saja.

MENGATUR PERMISSION (Access-list) PADA REGISTRY KEY.

System keamanan registry sebenarnya hamper sama dengan system keamanan pada file system, misalnya Windows.
Kita dapat mengatur siapa saja yang berhak menggunakan Windows, apa saja yang bisa dilakukan user, dan banyak lagi. Namun bedanya, pada system keamanan registry yang diamankan adalah registry key, bukan file system dan dokumen. Kita hanya dapat memberikan permission pada registry key, bukan untuk value di dalamnya.
Jika memang sudah melakukan login dengan hak administrasi penuh terhadap sejumlah registry computer. Permission untuk masinng-masing pengguna atau group dapat langsung
Berikut langkah pengaturannya.
1. Klik menu start, sehingga muncul kotak run.
2. Ketik perintah “regedit” (tanpa tanda kutip), lalu enter.
3. Pada jendela Registry Editor, klik key yang ingin diatur permission-nya.
4. Kemudian atur group atau user name yang akan diatur permission-nya.
Pilihlah salah satu.
5. Setelah terpilih kita dapat mengedit permission dan kemampuannya pada menu pengaturan Permission for Administration. Pengaturan cukup mudah, hanya perlu mencentangkan opsi Allow(mengizinkan) dan (melarang) yang ada pada setiap pilihan kemampuan. Opsi tersebut:
 Full control
 Read
 Special permission
6. Setelah melakukan semua pengaturan, klik tombol apply atau ok. Registry key akan memiliki atura sendiri ketika di jalankan.


MENGATUR SPESIAL PERMISSION

Special Permission merupakan fasilitas pengaturan permission registry yang lebih luas dari hanya sekedar Full control dan Read saja, sehingga membuat kita lebih bebas mengatur dengan variasi tertentu. Dengan mengatur Spesial Permission-nya, kita dapat mengizinkan atau melarang user-user tertentu untuk membuat sub-key, mengatur value registry, membaca value registry dan banyak lagi.
Langkah-langkah membuat user dengan special permission :
1. Ulangi langkah no. 1, 2, dan 3 pada pengaturan di atas.
2. Pada jendela Permission for Interface, klik salah satu user, atau jika perlu buat user baru , setelah user baru terbentuk, klik tombol Advanced yang ada di bagian kanan bawah. Akan muncul jendela pengaturan Advanced Security Setting for Interface.
3. Pada tab Permission, pilihlah salah satu user yang diedit, kemudian klik tombol edit. Maka akan muncul jendela Permission Entry for Interface.
4. Di jendela pengaturan ini, dapat dilakukan pengelolaan Permission terhadp seorang user. Permisi-permisi yang ada pada menu ini :
 Full control
 Query value
 Set value
 Create subkey
 Enumerate subkey
 Notify
 Create link
 Delete
 Write DAC
 Write owner
 Read control
5. Setelah mengatur policy tertentu yang akan diberikan ke pengguna, maka klik tombol OK. Daftar Permission entries otomatis akan bertambah. Kita akan melihat nama dari user beserta permission-nya yang baru akan berada di dalamnya. Setelah selesai, klik tombol OK dan OK sekali lagi.


PC yang nyaman juga merupakan PC yang aman untuk digunakan, salah satu cara yang terbilang cukup ekstrim adalah dengan cara memodifikasi registry-nya menjadi benteng bagi kita semua.

Tips Mempercepat Windows XP

Saat pertama kali install windows XP maka terasa cepat, tapi bagaimana dengan 2 bulan atau 1 taun kedepan, yang pasti tambah lemot.. , nah setelah browsing-browsing cukup lama terus cari cara-caranya, ada beberapa cara untuk mempercepat windows XP / W2003, yaitu :
1. Disable Index
Index digunakan untuk mencache file2 yang terdapat di hardisk tujuan nya adalah agar mempercepat proses pencarian. Tapi masalah nya adalah dia melakukan indexing secara terus menerus. Jika kita tidak membutuhkan indexing ini, bisa menonaktifkan nya di :
Control Panel -> Administrative tools -> Service -> Indexing Service, pilih stop lalu di double klik lalu startup type nya pilih manual
2. Nonaktifkan Paging File Core
Kita dapat meningkatnya performa windows pada Komputer yang mempunya Memory RAM yang besar, dengan cara menyimpan file2 sistem windows pada memory bukan pada disk, caranya adalah :
Buka regedit -> lalu masuk : HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CURRENTCONTROLSET\CONTRO L\SESSION MANAGER\MEMORY MANAGEMENT
Lalu pada DIsablePagingExecutive nya pilih : 1 (defaultnya 0)
3. Non Aktifkan service2 yang tidak dibutuhkan .
Terdapat pada : control panel -> administrative tools -> service
Baca keterangan2 pada service yang aktif, dan kita bisa mendisable pada service2 yang tidak kita butuhkan, diantaranya :
Automatic Updates
Computer Browser
Error Reporting Service
Help and Support
Indexing Service
Messenger (pop-up spam vulnerability)
NetMeeting Remote Desktop Sharing
Performance Logs and Alerts
Protected storage (stores passwords and enables ato-complete)
Remote Registry (remote access to your registry)
Routing and Remote Access (enables dial-in routing to your computer)
Secondary Logon
Task Scheduler
4. Optimasi pada pagefile
Jika kita memiliki lebih dari 1 hardisk maka ada baiknya page file disimpan pada hardisk yang berbeda, cara merubah nya adalah :
Right clik my computer -> properties-> advanced tab-> performance -> setting _. Advance taba -> change button -> pilih drive dan ukuran untuk pagefile ini.
Cara lain adalah dengan jalan menghapus pagefile saat shutdown, caranya adalah :
Buka regedit , lalu masuk ke : HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM|CurrentCOntrolSet\Contro l|Session Manager\Memory Management\”ClearPageFileAtShutdown=1” default windows itu 0
5. Memperbaiki Windows Explorer yang lambat
Beberapa problem yang memungkinkan lambatnya windows explorer adalah :
a. Masalah issue pada WIA dan USB device, solusinya klik http://support.microsoft.com/default.aspx?scid=kb;en-us;819017
b. File media yang melambat , contohnya file AVI yang besar atau file avi yang rusak, cara memperbaiki nya : masuk regedit,lalu : buka ->
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\CLSID\{87D62D9 4-71B3-4b9a-9489-5FE6850DC73E}, lalu delete key ini : InProcServer32,
Lalu unload dynamic library dgn cara : run : Regsvr32 /u shmedia.dll
c. Meminimasi Shell Overhead http://support.microsoft.com/default.aspx?scid=kb;en-us;819101
d. Optimasi LAN Browsing (jika kamu berada di network) : masuk regedit lalu
Navigate to:
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr ent Version\Explorer\RemoteComputer\NameSpace
Delete this key:
{D6277990-4C6A-11CF-8D87-00AA0060F5BF}
6. Improve kemampuan NTFS
Caranya adalah mematikan timestamp . yaitu :
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contro l\FileSystem
“NtfsDisableLastAccessUpdate”=dword:00000001
“NtfsDisable8dot3NameCreation”=dword:00000001
7. UNLOAD DLLs of Closed Application
To fix this and unload unnecessary DLLs, navigate to:
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\AlwaysUnloadDLL
and set the “Default” string to “1″
selain 7 cara diatas lakukan hal berikut (menggunakan software 3rd) :
1. Silahkan untuk defrag komputer secara rutin , minimal 1 bulan sekali, software yang mantap buat defrag adalah : O&O Defrag, http://www.oo-software.com/
2. Gunakan program untuk ram cleaner/ registry defrag , contoh program nya adalah uniblue,dll.
Selamat mencoba…
Semuga berguna buat para pembaca…
^^

Bedanya FAT 32 Dengan NTFS

\NTFS merupakan singkatan dari NT File System dan FAT memiliki kepanjangan File Allocation Table. Keduanya merupakan sistem file yang sangat populer karena digunakan pada sistem operasi Windows. NTFS merupakan pilihan utama bagi mereka yang menggunakan sistem operasi Windows XP karena memiliki keunggulan dari segi keamanan bila dibandingkan dengan sistem file yang lain.
Sistem file sendiri mempunyai makna sebagai sebuah metode untuk menyimpan atau mengorganisir file komputer beserta data yang ada di dalamnya sehingga akan mempermudah untuk mencari dan mengaksesnya.
Berikut akan saya tampilkan penjelasan dari masing masing sistem file yang ada pada sistem operasi Windows :
FAT16
Sistem file FAT16 pertama kali diperkenalkan pada era MS-DOS di tahun 1981. Sistem file yang sudah berumur 27 tahun ini, pertama kali dirancang untuk menangani file yang terdapat pada floppy disk. Selanjutnya dengan beberapa perbaikan, sistem file ini mampu untuk menangani file yang terdapat pada hard disk. Keunggulan yang paling besar dari FAT16 adalah kemampuan untuk bekerja pada banyak sistem operasi yang berbeda seperti, Windows 95/98/Me, OS/2, Linux, dan beberapa versi dari UNIX. Sedangkan kelemahan terbesarnya terletak pada jumlah kluster yang terbatas untuk tiap partisinya, sehingga apabila hardisk bertambah besar maka ukuran kluster yang ada pada hardisk juga akan bertambah besar. Pada hardisk dengan besar partisi 2GB, setiap kluster mempunyai besar 32 kilobytes, artinya walaupun file yang terdapat pada hardisk tersebut lebih kecil dari 32 KB maka pada hardisk dengan FAT16 tetap akan menempati ruangan sebesar 32 KB. FAT16 juga tidak mendukung kompresi, enkripsi dan beberapa teknik keamanan yang lain.
FAT32
Sistem file FAT32 pertama kali diperkenalkan saat peluncuran Windows 95 Service Pack 2. Sistem file ini merupakan pengembangan dari FAT16 dengan perbaikan utama terletak pada peningkatan jumlah kluster untuk setiap partisi. Dalam perjalanannya ternyata FAT32 mempunyai banyak keunggulan lain bila dibandingkan dengan pendahulunya. Meskipun FAT32 bertujuan untuk menutupi segala kelemahan yang terdapat pada FAT16, ternyata timbul suatu masalah dengan kompatibelitas terhadap sistem operasi yang lain. Bila FAT16 mampu ‘bercengkrama’ dengan banyak sistem operasi, tidak demikian halnya dengan FAT32. Windows NT, Linux dan UNIX adalah beberapa diantara sistem operasi yang gagal ‘dihinggapi’ oleh FAT32. Setelah muncul Windows XP, hal ini tidak menjadi masalah lagi karena Windows XP dapat dipasang dengan baik pada FAT32 sehingga mempermudah melakukan komunikasi di jaringan yang menggunakan Windows XP tanpa memperdulikan sistem file yang digunakan.
NTFS
Sistem file NTFS diperkenalkan pertama kali saat peluncuran versi awal dari Windows NT. Sistem file ini sangat berbeda dengan FAT. NTFS memberikan fitur keamanan yang sangat tinggi, kompresi data yang bagus serta enkripsi data yang susah ditembus. Sistem file ini merupakan sistem file default saat kita pertama kali melakukan instalasi Windows XP dan jika kita melakukan upgrade dari Windows 9x ke Windows XP maka kita akan ditanya apakah kita juga akan mengkonversi sistem file lama kita ke NTFS. Jika kita menolak untuk melakukan konversi juga tidak menjadi masalah sebab Windows XP tetap akan bekerja pada sistem file FAT32 tentu dengan fitur keamanan yang kurang. Yang perlu diingat, kita bisa dengan mudah melakukan konversi sistem file dari FAT16 atau FAT32 ke NTFS, tetap sebaliknya, bila kita ingin mengkonversi balik ke FAT dari NTFS tidak bisa dilakukan dengan mudah tanpa men-format hardisk.
Sayangnya sistem file NTFS tidak bisa menutupi kelemahan FAT32 dalam masalah kompatibelitas dengan sistem operasi yang lain sehingga disarankan bila kita menggunakan 2 sistem operasi yang berbeda dalam 1 komputer maka kita diharapkan untuk selalu menyediakan satu partisi dengan sistem file FAT sebagai tempat menyimpan data recovery. Namun dengan fitur recovery yang ditawarkan/termasuk di dalam sistem operasi Windows XP, saya rasa pembuatan partisi FAT ini menjadi suatu yang mubazir.
Kapan kita memilih untuk menggunakan FAT atau FAT32?
Jika kita menjalankan lebih dari satu sistem operasi dalam satu komputer, kita membutuhkan partisi dengan sistem file FAT. Hal ini agar data yang kita tempatkan pada partisi FAT tersebut bisa diakses oleh kedua sistem operasi. Tetapi harap diingat karena keterbatasan fitur keamanan dari sistem file ini, maka disarankan untuk tidak menaruh data yang sangat penting diatas partisi dengan sistem file FAT.

Sabtu, 12 Maret 2011

cara Mempercepat Akses Internet

cara Mempercepat Akses Internet

Adapun Prosedurnya adalah sbb :
1. Klik Buton Start Komputer Anda anda dan pilih Menu "Run"
2. Setelah Masuk Menu "Run" anda Ketik "system.ini"
3. Setelah Terbuka nanti ada Tulisan Seperti di bawah ini
; for 16-bit app support
[drivers]
wave=mmdrv.dll
timer=timer.drv
[mci]
[driver32]
[386enh]
woafont=dosapp.FON
EGA80WOA.FON=EGA80WOA.FON
EGA40WOA.FON=EGA40WOA.FON
CGA80WOA.FON=CGA80WOA.FON
CGA40WOA.FON=CGA40WOA.FON
4 Tambahkan dengan tulisan yang dibawah ini pada bagian bawah poin 3 di atas
page buffer=100000kbps load=100000kbps download=100000kbps save=100000kbps back=100000kbps
5. Nanti Hasilnya Seperti yang Tertera dibawah ini.
; for 16-bit app support
[drivers]
wave=mmdrv.dll
timer=timer.drv
[mci]
[driver32]
[386enh]
woafont=dosapp.FON
EGA80WOA.FON=EGA80WOA.FON
EGA40WOA.FON=EGA40WOA.FON
CGA80WOA.FON=CGA80WOA.FON
CGA40WOA.FON=CGA40WOA.FON
page buffer=100000kbps load=100000kbps download=100000kbps save=100000kbps back=100000kbps
6. save dan exit notepad system.ini
7. Selamat Mencoba

Jumat, 11 Maret 2011

Cara Menampilkan File yang Hilang Karena Terkena Virus

Cara Menampilkan File yang Hilang Karena Terkena Virus
Sebagaimana pertukaran data berupa informasi dalam kehidupan sehari-hari, pertukaran data antar komputerpun sudah menjadi menu wajib sehari-hari kita. Ada banyak alasan kenapa kita harus saling bertukar data, mungkin meng-copy lagu mp3 dari teman yang baru saja download dari internet, numpang nge-print, memasukkan file-file hasil download kita dari internet, dan seribu satu alasan lainnya. Itu ternyata adalah lahan empuk bagi berkembang-biak dan penyebaran virus. Meskipun kita sudah menggunakan antivirus dan menggunakan update terbarunya, kadangkala virus tetap saja bercokol di flashdisk kita.

Ada berbagai macam cara kerja virus, salah satunya adalah dengan menyembunyikan file-file asli kita dan menggantinya dengan virus. Jadi, file-file yang ditampilkan yang kelihatannya seperti file-file kita itu sebenarnya virus, file kita yang sebenarnya sudah disembunyikan (supper hidden). Kalau kita menjalankan file tersebut, maka akan menularlah virus itu ke komputer yang digunakan.

Virus seperti itulah yang akhirnya menimbulkan masalah hilangnya file yang ada di flash disk atau di hardisk kita apabila antivirus dengan update terbaru kita berhasil mengenalinya. Secara umum, antivirus cuma akan menghilangkan virusnya tanpa mengembalikan file-file asli kita yang tersembunyi tersebut. Memang ada antivirus lokal yang mengklaim bisa menghilangkan sekaligus mengembalikan file yang hilang karena terkena virus, yaitu PCMAV. Namun, karena satu dan lain hal, tidak semua orang mempunyai antivirus PCMAV tersebut dan seringkali virus tersebut sudah keburu dihapus oleh antivirus shield yang digunakan sebelum kita sempat men-scannya dengan PCMAV sehingga tetap saja file-file kita hilang.

Kalau terjadi seperti itu, jangan keburu panik. Kita akan mencoba bersama-sama cara menampilkan file yang hilang karena terkena virus. Langkah-langkah yang perlu kita lakukan adalah sebagai berikut:


1. Klik start > Run
2. Apabila sudah muncul kotak run, ketik cmd kemudian klik OK
3. Selanjutnya akan muncul kotak command prompt.
4. Ketikkan [nama_drive_flashdisk_anda]: kemudian tekan enter.
misalnya, flash disk anda ada di drive F, maka ketikkan F:
5. Maka prompt anda akan menjadi F:\>
6. Ketikkan command berikut ini: attrib -h -r -s *.* /s /d ==> attrib[spasi]-h[spasi]-r[spasi]-s[spasi]*.*[spasi]/s[spasi]/d
7. Tekan enter.
8. Tunggu sampai prosesnya selesai, atau kembali ke F:\>
9. Buka windows explorer. Lihat isi flash disk kita.
10 Walaupun tidak semua, sebagian besar file kita yang tersembunyi akan muncul kembali.
Okey, selamat mencoba, semoga sukses. Apabila masih ada pertanyaan, atau menemukan kesulitan


.klick start
.control panel
.folder option
.masuk di view
.di dalamnya liat pilihan show hidden folder.
.klick, dan ok
.buka flashnya
.selamat mencoba.

Kamis, 03 Maret 2011

Jenis-Jenis Virus Komputer

Jenis-Jenis Virus Komputer
Berikut ini akan dibahas jenis-jenis virus yang penulis simpulkan dari berbagai sumber, baik sumber pustaka maupun sumber dari internet.

Berdasarkan Teknik Pembuatannya
•Virus yang Dibuat dengan Compiler
Adalah virus yang dapat dieksekusi karena merupakan virus yang telah di compile sehingga menjadi dapat dieksekusi langsung. Virus jenis ini adalah virus yang pertama kali muncul di dunia komputer, dan sampai sekarang terus berkembang pesat.Biasanya virus jenis ini dibuat dengan bahasa pemrograman tingkat rendah yang disebut dengan assembler, karena dengan menggunakan assembler program yang dihasilkan lebih kecil dan cepat, sehingga sangat cocok untuk membuat virus. Tetapi tidak tertutup kemungkinan untuk membuat virus dengan menggunakan bahasa pemrograman lainnya seperti C dan Pascal baik dilingkungan DOS maupun Windows .Mungkin virus jenis ini adalah virus yang paling sulit untuk dibuat tetapi karena dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman dan berbentuk bahasa mesin maka keunggulan dari virus ini adalah mampu melakukan hampir seluruh manipulasi yang mana hal ini tidak
selalu dapat dilakukan oleh virus jenis lain karena lebih terbatas.

•Virus Macro
Banyak orang salah kaprah dengan jenis virus ini, mereka menganggap bahwa virus Macro adalah virus yang terdapat pada program Microsoft Word. Memang hampir seluruh virus Macro yang ditemui merupakan virus Microsoft Word. Sebenarnya virus Macro adalah virus yang memanfaatkan fasilitas pemrograman modular pada suatu program aplikasi tertentu seperti Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft PowePoint, Corel WordPerfect, dan sebagainya. Tujuan dari fasilitas pemrograman modular ini adalah untuk memberikan suatu kemudahan serta membuat jalan pintas bagi aplikasi tersebut. Sayangnya fungsi ini dimanfaatkan oleh pembuat-pembuat virus untuk membuat virus didalam aplikasi tersebut.Walaupun virus ini terdapat didalam aplikasi tertentu tetapi bahaya yang ditimbulkan tidak kalah berbahanya dari virus-virus yang lain.

•Virus Script/Batch
Pada awalnya virus ini lebih dikenal dengan virus batch karena dulu terdapat pada file batch yang terdapat pada DOS, sekarang hal ini telah berganti menjadi script. Virus script biasanya sering didapat dari Internet karena kelebihannya yang fleksibel dan bisa berjalan pada saat kita bermain internet, virus jenis ini biasanya menumpang pada file HTML (Hype Text Markup Language) dibuat dengan menggunakan fasilitas script seperti Javascript, VBscript,4 maupun gabungan antara script yang mengaktifkan program Active-X dari Microsoft Internet Explorer.



SUMBER : http://www.arcle.net

Selasa, 01 Maret 2011

Sejarah Virus Komputer

Sejarah Virus Komputer

Virus komputer pertama kalinya tercipta bersamaan dengan komputer. Pada tahun 1949, salah seorang pencipta komputer, John von Newman, yang menciptakan Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC), memaparkan suatu makalahnya yang berjudul “Theory and Organization of Complicated Automata”. Dalam makalahnya dibahas kemungkinan program yang dapat menyebar dengan sendirinya. Perkembangan virus komputer selanjutnya terjadi di AT&T Bell Laboratory salah satu laboratorium komputer terbesar di dunia yang telah menghasilkan banyak hal, seperti bahasa C dan C++.1 Di laboratorium ini, sekitar tahun 1960-an, setiap waktu istirahat para peneliti membuat permainan dengan suatu program yang dapat memusnahkan kemampuan membetulkan dirinya dan balik menyerang kedudukan lawan. Selain itu, program permainan dapat memperbanyak dirinya secara otomatis. Perang program ini disebut Core War, yaitu pemenangnya adalah pemilik program sisa terbanyak dalam selang waktu tertentu. Karena sadar akan bahaya program tersebut, terutama bila bocor keluar laboratorium tersebut, maka setiap selesai
permainan, program tersebut selalu dimusnahkan.
Sekitar tahun 1970-an , perusahaan Xerox memperkenalkan suatu program yang digunakan untuk membantu kelancaran kerja.Struktur programnya menyerupai virus, namun program ini adalah untuk memanfaatkan waktu semaksimal mungkin dan pada waktu yang bersamaan dua tugas dapat dilakukan. Pada tahun 1980-an, perang virus di dunia terbuka bermula atas pemaparan Fred Cohen, seorang peneliti dan asisten profesor diUniversitas Cincinati, Ohio. Dalam pemaparannya, Fred juga mendemonstrasikan sebuah program ciptaannya, yaitu suatu virus yang dapat menyebar secara cepat pada sejumlah komputer. Sementara virus berkembang, Indonesia juga mulai terkena wabah virus. Virus komputer ini pertama menyebar di Indonesia juga pada tahun 1988. Virus yang begitu menggemparkan seluruh pemakai komputer di Indonesia, saat itu, adalah virus ©Brain yang dikenal dengan nama virus Pakistan.
Pada tahun 2000 nanti diperkirakan akan muncul banyak sekali virus-virus baru dan dengan segala jenis variasinya, sebab dari informasi yang penulis dapatkan banyak sekali para pembuat virus yang akan menerbitkan virusnya pada tepat tahun 2000 nanti.


Pengertian Virus Komputer
Istilah virus komputer tak asing lagi bagi kalangan pengguna komputer saat ini. Padahal, sekitar 12 tahun yang lalu, istilah ini telah dikenal oleh masyarakat pengguna komputer. Baru pada tahun 1988, uncul artikel-artikel di media massa yang dengan gencar memberitakan mengenai ancaman baru bagi para pemakai komputer yang kemudian dikenal dengan sebutan ‘virus komputer’. Virus yang terdapat pada komputer hanyalah berupa program biasa, sebagaimana layaknya program-program lain. Tetapi terdapat perbedaan yang sangat mendasar pada virus komputer dan program lainnya. Virus dibuat oleh seseorang dengan tujuan yang bermacammacam, tetapi umumnya para pembuat virus hanyalah ingin mengejar popularitas dan juga hanya demi kesenangan semata. Tetapi apabila seseorang membuat virus dengan tujuan merusak maka tentu saja akan mengacaukan komputer yang ditularinya.


Kemampuan Dasar Virus Komputer

Definisi umum virus komputer adalah program komputer yang biasanya erukuran kecil yang dapat meyebabkan gangguan atau kerusakan pada sistem komputer dan memiliki beberapa kemampuan dasar, diantaranya adalah :

- Kemampuan untuk memperbanyak diri Yakni kemampuan untuk membuat duplikat dirinya pada file-file atau disk-disk yang belum ditularinya, sehingga lama-kelamaan wilayah penyebarannya semakin luas.

- Kemampuan untuk menyembunyikan diri Yakni kemampuan untuk menyembunyikan dirinya dari perhatian user, antara lain dengan cara-cara berikut :

a. Menghadang keluaran ke layar selama virus bekerja, sehingga pekerjaan virus tak tampak oleh user.
b. Program virus ditempatkan diluar track2 yang dibuat DOS (misalkan track 41)
c. Ukuran virus dibuat sekecil mungkin sehingga tidak menarik kecurigaan.

- Kemampuan untuk mengadakan manipulasi Sebenarnya rutin manipulasi tak terlalu penting. Tetapi inilah yang sering mengganggu. Biasanya rutin ini dibuat untuk :

a. Membuat tampilan atau pesan yang menggangu pada layar monitor
b. Mengganti volume label disket
c. Merusak struktur disk, menghapus file-file
d. Mengacaukan kerja alat-alat I/O, seperti keyboard dan printer

- Kemampuan untuk mendapatkan informasi Yakni kemampuan untuk mendapatkan informasi tentang struktur media penyimpanan seperti letak boot record asli, letak tabel partisi, letak FAT3, posisi suatu file, dan sebagainya.

- Kemampuan untuk memeriksa keberadaan dirinya Sebelum menyusipi suati file virus memeriksa keberadaan dirinya dalam file itu dengan mencari ID (tanda pengenal) dirinya di dalam file itu. File yang belum tertular suatu virus tentunya tidak mengandung ID dari virus yang bersangkutan. Kemampuan ini mencegah penyusupan yang berkali-kali pada suatu file yang sama.